Taman Baca Kudi Dolan Museum Dan Taman Kota

“Ada yang sudah pernah ke Museum di Banyumas?”, tanya Kak Olipe.

“…..”

Dan ternyata tidak ada satu pun adik-adik di taman baca yang mengangkat tangan. 

“Ada yang sudah pernah ke Taman Andang Pangrenan?”, tanya Kak Olipe lagi.

“Saya kak.. saya kak.. saya kak..”, kata Via dan tiga teman lainnya kompak mengangkat tangan.

Begitulah… kebanyakan adik-adik di Dusun Cunil memang jarang sekali keluar dari dusun kecuali untuk bersekolah. Hampir semuanya hanya mengenal Ducun Cunil sebagai tempat bermain. 😀

Dolan Museum dan Taman Kota Purwokerto pun menjadi salah satu project yang akan dilaksanakan kalau menang lomba, project tersebut Kak Olipe utarakan ketika final Gramedia Reading Community Competition 2016 di Grhatama Pustaka, Yogyakarta.

Doá adik-adik rupanya dikabulkan. Selain itu ada kakak-kakak dari Kementrian Keuangan yang kebetulan sedang melanjutkan kuliah di Unsoed yang juga ingin ikut berbagi, mengajak adik-adik taman baca berpetualang dan berekreasi. Pengetahuan serta pengalaman baru tentunya akan didapat oleh mereka 😀

Setelah berkumpul, semuanya naik bus yang sudah disewa menuju Museum Wayang. Lokasinya ada di samping pendopo Banyumas (alun-alun Banyumas). Sebelum masuk mendapatkan pengarahan dulu oleh Pak Indra yang kebetulan sedang bertugas hari itu. Setelah diperbolehkan masuk, Pak Indra mengajak adik-adik berkeliling di ruangan menjelaskan koleksi yang ada di museum.

kudi dolan musem wayang

.

kudi dolan museum wayang

.

mengenal museum wayang banyumas - kudi piknik

.

Museum Wayang Banyumas memilki luas bangunan 250 m2, di atas tanah 2000 m2 di kompleks pusat pemerintahan lama Kabupaten Banyumas. Gedung museum sebelumnya merupakan paseban bagi tamu bupati. Diresmikan menjadi Museum Wayang Banyumas pada 31 Desember 1983. Memiliki berbagai macam koleksi wayang dengan tiket masuknya Rp. 1000,- per orang.

Oh iya, adik-adik juga diajarkan tentang musik gamelan yang biasa digunakan sebagai pengiring saat pertunjukan wayang, oleh Pak Indra adik-adik diminta untuk mempraktekannya langsung lho…. mereka antusias sekali untuk mencobanya.

main gamelan - taman baca kudi.

kudi dolan museum wayang banyumas

.

Museum kedua yang dikunjungi adalah Museum Bank BRI yang ada di Jalan Jendral Sudirman No. 57 Purwokerto. Sampai di museum sudah ditunggu oleh Kak Erisa yang bertugas saat itu. Saperti di Museum Wayang, sebelum masuk ruangan diberikan penjelasan tentang tata tertib yang harus dipatuhi. Di museum ini ada banyak sekali koleksi uang, selain itu juga ada diorama sejarah uang.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja pada tanggal 16 Desember 1895 dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden yang artinya Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto. Dan sekarang, 16 Desember 1895 dijadikan sebagai hari kelahiran BRI. Pernah berhenti beroperasi pada masa perang tahun 1948 dan kembali beroperasi pada tahun 1949 dengan nama Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada 1968 namanya menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan menjadi perseroan terbatas (PT) pada 1 Agustus 1992 yang kemudian menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

kudi dolan museum

.

kudi dolan museum bri - purwokerto.

Kak Erisa selain menjelaskan tentang sejarah berdirinya Bank BRI, juga menjelaskan tentang salah satu bangunan yang dinamakan Gedung Bank Priyayi. Bangunan seluas 31 meter persegi ini merupakan kantor tempat De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren memulai operasinya yang pertama kali, yaitu pada 16 Desember 1895. Walaupun bangunan ini telah mengalami renovasi namun bentuk dan letaknya dibuat tepat sama seperti aslinya. Bahkan dalam renovasi ini hanya dindingnya saja yang menggunakan batubata baru, sedangkan kosen-kosen atap, jendela, pintu, langit-langit, dan atapnya masih memakai bahan yang asli. Bangunan kantor ini dibagi menjadi dua bagian yaitu ruang dalam dan teras. Ruang dalam merupakan ruang kerja Raden Aria Wirjaatmadja, sedangkan teras merupakan tempat pembantunya menerima atau melayani para nasabahnya.

gedung bank priyayi.

kudi dolan museum bank BRI

.

Minggu ceria kali ini ditutup dengan bermain di Taman Andhang Pangrenan yang menempati lahan eks terminal Purwokerto. Paling seru sewaktu pembagian doorprize, pertanyaannya tentu seputar kunjungan Museum Wayang dan Museum Bank BRI. Sebelum mengakhiri acara, adik-adik diajak naik kereta api mini keliling taman…

piknik ke andang pangrenan - kudi banyumas.

kudi piknik - taman kota

.

kudi piknik - andhang pangrenan

.

kudi piknik ke taman kota

.

.

Terima kasih buat kakak-kakak dari Kementrian Keuangan yang sudah ikut berbagi… juga untuk Sahabat Kudi yang sudah mengawal adik-adik selama kegiatan 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *